
Jambi – Museum Siginjei kembali menegaskan perannya sebagai pusat edukasi budaya dengan mengajak generasi muda mengenal lebih dekat warisan batik Jambi.. Salah satunya melalui Workshop Edukatif Desain Batik yang digelar di Ruang Introduction Museum Siginjei, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 40 siswa SMA/sederajat se-Kota Jambi, termasuk perwakilan dari MAN 3 Kota Jambi, yakni Muhammad Shafa (XI F2) dan Ocha Aura Setiani (XI F4). Workshop ini bertujuan mengenalkan proses pembuatan desain batik sekaligus menanamkan pemahaman terhadap nilai-nilai budaya yang terkandung dalam setiap motif batik.
Workshop menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidang seni dan batik, yaitu Hj. Ida Maryanti, S.Pd., owner Galeri Batik Rindani, dan Mudzakir, seniman batik Jambi. Dalam penyampaiannya, kedua pemateri mengajak peserta memahami filosofi batik, mengenal berbagai motif khas Jambi, serta mempelajari tahapan kreatif dalam merancang sebuah desain batik yang memiliki makna dan nilai estetika.
Tidak hanya menerima materi secara teori, para peserta juga mengikuti praktik langsung membuat desain batik. Mereka diajak menggambar pola, menentukan konsep motif, hingga melakukan proses pewarnaan desain dengan pendampingan dari narasumber. Melalui pengalaman tersebut, para siswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memahami bahwa setiap motif batik memiliki filosofi yang mencerminkan identitas budaya daerah.
Perwakilan MAN 3 Kota Jambi, Muhammad Shafa, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, workshop berlangsung menyenangkan sekaligus menambah wawasan tentang dunia batik. "Kegiatannya seru. Kami jadi lebih memahami desain batik, mulai dari filosofi, motif pokok, hingga motif isian. Pengalaman ini membuat kami lebih mengenal proses pembuatan batik dan makna yang ada di balik setiap motif," ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar generasi muda semakin mencintai dan melestarikan batik, khususnya batik Jambi. "Semoga ke depan kami bisa membuat desain batik yang lebih baik dengan komposisi yang benar. Saya juga berharap semakin banyak anak muda mengenal dan melestarikan budaya batik Jambi, serta bangga mengenakan produk bermotif batik, baik pada pakaian, tas, dompet, sepatu, maupun topi," tuturnya. Workshop ini menjadi bukti bahwa edukasi budaya yang dikemas secara kreatif mampu menumbuhkan apresiasi generasi muda terhadap warisan budaya sekaligus mendorong lahirnya kreativitas baru di bidang seni batik.
Tim Website MAN 3 Kota Jambi
Editor : PWA
Facebook : Mantiga Kotajambi
Youtube : MAN 3 Kota Jambi
Instagram : @man3_jambi
WhatsApp : +62 813 7374 066
#MAN3AsriMulia, MAN3Mendunia
#man3kotajambi
|
32x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...